Tiupan angin datang dan pergi
Hanya membuka pintu reot dan segera tertutup
Tak lama kemudian datanglah sebuah cahaya
Begitu terang dan silaukan mata
Nurani berkata " malaikatku telah datang dan aku akan segera bahagia"
Tetapi kenyataan jauh dari arau yang melintang
Penderitaan ku semakin mendalam
Hanya kesakitan yang berbungkus kemegahan
Membawa ku pada kebohongan yang berserakan di tepi jalan
Layaknya seorang gadis kecil yang di sihir menjadi dewasa
Bahkan kau, dia, atau salah satu dari kalian tak dapat mengartikan suatu kalimat sederhana tapi artikan teramat dalam
Ku ingin dapat hidup dalah kepastian dan masa depan tampa ada sekecil biji zarah pun pembodohan
Tentu kau juga berharap seperti yang ku harapkan
tapi kau bahkan aku telah terperangkan didalam nya,bukan??
Adakah secercah cahaya yang sesungguhnya bukan sekedar pembodohan yang berkedok pada kepalsuan?
Kebahagian yang kuharap yang kau dapat tidak terdaftar di dalam nya
Begitu juga aku
Bahkan kalian
Mohon Masukan dan saran demi sempurna nya karya ini.. 🙏🙏🙏
BalasHapusMantap Nanda
BalasHapus