Suara itu menyelinap melalui celah jendela
Bersatu bersama cahaya kemuning sore ini
Menusuk pedih ke mata, berbisik lembut ditelinga
Yang sebentar lagi akan begitu dekat
Laksana subuh dan embun pohon keladi
Meluruhkan pelita usainya gelap
Menampung rahmat suka cita
Derita kan segera berganti
Bahagia akan bersemi bersama angin
Hanya waktu dinanti hadirnya
Menunggu laksana hujan yang tak pasti
Kadang mendung suka berjanji manis
Walau ku tetap setia menunggu pelangi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar