Aku sang huruf berkata pada kata
menangis meminta agar tidak dihadirkan disetiap kalimat
namun kata menutup telinganya tak peduli
dia selalu hadirkan aku dalam kalimat
bahkan diperindahnya dengan sentuhan majas
setelah ku berubah menjadi bait
aku tersenyum lebar akan kata yang dermawan
bahkan aku bisa berbangga saat menjadi syair
jika kebahagiaan dan kesedihan itu dirangkum menjadi satu
maka akan ku kumpulkan semua dan ku ubah semua isi kalimatku dengan kebahagiaan
dan ku buang kesedihan tampa di ketahuan oleh orang lain
Sampai nanti syair indah memenuhi benak para pujangga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar